Kamis, 18 September 2014


Workshop Wanita Wirausaha Femina 2014


Mengikuti kegiatan workshop wirausaha yang diadakan oleh majalah Femina tanggal 16 September 2014 di Rumah Menteng-Jakarta berberapa waktu lalu, merupakan pengalaman yang baru bagi saya. Workshop dibagi dalam 2 sesi, sesi pertama presentasi dari pelaku usaha boga  mengenai bagaimana menjual produk yang dihasilkan, dan sesi ke dua ada persentasi mengenai fotograpy dan ada prakteknya juga!.

Namun, dalam tulisan ini saya hanya akan menuliskan materi pertama saja, karena menurut saya ini penting buat saya yang baru akan memulai sebuah usaha dibidang boga.

Begini ceritanya..

Dalam workshop ini  dua wanita muda dan cantik! Kinsy Budiman dari Creamy Comfort  dan Vannesa Budhihardja dari Puradiva. Keduanya merupakan pelaku usaha dibidang boga, Creamy Comfort di bidang dessert dan Puradiva dibidang makan kesehatan.

Keduanya  melakukan presentasi tentang how to sell your product, bagaimana menjual produk anda!. Menciptakan design branding dan branding identity. Sebagai anak muda yang melek teknologi keduanya pun memanfaatkan social media  sebagai alat strategi penjualannya.

Dari presentasi keduanya didapat  point-point penting dalam bagaimana menjual produk.

Pertama, sebelum menjual produk kenali terlebih dulu target market/segmentasi pasar yang akan dituju. Creamy Comfort dalam penjualan produknya menetapkan perempuan usia 20 sampai 40 tahun sebagai target pasar yang hendak dituju. Menurutnya, perempuan siapa pun dia pastilah penyuka dessert. Dengan diketahuinnya target pasar yang akan dituju, maka kita bisa menentukan design branding  dan  tema dari kemasan yang akan dibuat.

Kedua, strategi penjualan apa yang akan digunakan untuk mencapai target market tersebut. Apakah   menggunakan media online dan offline atau memanfaatkan keduanya. Baik Creamy Comfort dan Puradiva, keduanya menggunakan media online dan offline dalam mengenalkan dan memasarkan produknya. Kinsy menjelaskan, bagaimana Creamy Comfort memanfaatkan instagram sebagai alat pemasarannya karena menurutnya saat ini banyak anak muda lebih eksis di  instagram, disamping  twitter dan  facebook tentunya. Menurutnya lagi, kita  harus jeli melihat social  media apa yang sedang  booming dikalangan anak muda saat ini, sehingga dengan mudah kita  dapat  menentukan social media yang akan digunakan untuk  mencapai target market.

Puradiva manambahkan petunjuk bagaimana memposting sebuah produk di instagram. Menurunya langkah-langkah dalam memposting sebuah produk di instagram adalah, pertama,  penempatan wajah dari produk kita (put a face to the brand), kalau menurutku mungkin dalam memposting produk di instagram haruslah dibuat semenarik mungkin. Kedua, produk yang kita posting haruslah memberikan informasi yang lengkap yang dibutuhkan oleh target market (informative), ketiga menampilkan testimoni pelanggan atau customer  mengenai produk yang sudah digunakan (customer re post) biasanya orang lebih percaya testimoni ketimbang iklan, dan yang kempat motivational atau motivasi. Karena Puradiva menjual produk makanan kesehatan, maka posting an  produk di instagram harusnya memotivasi orang untuk hidup sehat dengan mengkonsunsi makanan sehat.

Demikian catatan kecil dari mengikuti workshop kemarin. Kalau ada salah-salah dalam penulisan dan penyampaian ya mohon maaf namanya juga lagi belajar.. :).

Oiya, ada yang membuat saya senang kalau mengikuti acara dari Majalah Femina apakah itu workshop atau event-event lainnya  apalagi kalau bukan  GOODIE BAG!!. Kemarin ikutan workshop dapet goodie bag isinya macem-macem dan bagus-bagus, yang bikin hepi goodie bag yang kemarin saya dapat berisi 1 lusin tea set.. Alhamdulillaahh.. :D

Semoga bermanfaat!!

Materi workshop bisa diliat di www.wanitawirausaha.femina.co.id.




 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar